Perempuan Laut adalah ruang sunyi yang memilih berbicara lewat kata.
Saya adalah seseorang yang percaya bahwa setiap manusia menyimpan samudra di dalam dirinya—dalam, luas, kadang tenang, kadang bergelora. Dari sanalah tulisan-tulisan ini lahir. Bukan sekadar rangkaian huruf, tetapi serpihan rasa, pengalaman, kegelisahan, dan harapan yang terus mencari makna.
Blog ini saya ciptakan sebagai tempat pulang bagi pikiran yang lelah, bagi hati yang ingin didengar tanpa dihakimi. Di sini, saya menulis tentang kehidupan, perempuan, luka, kekuatan, kesunyian, dan hal-hal sederhana yang sering luput kita sadari. Kadang berupa refleksi, kadang berupa cerita, kadang hanya berupa bisikan kecil yang mungkin terasa akrab bagi siapa saja yang membaca.
Nama Perempuan Laut bukan tanpa alasan. Laut mengajarkan saya tentang keteguhan—bahwa ia tetap luas meski diterpa badai, tetap menerima meski terus dilukai, dan tetap menyimpan kedalaman yang tak semua orang mampu selami. Begitulah saya ingin menjadi, dan begitulah tulisan-tulisan ini saya hadirkan.
Saya bukan siapa-siapa. Bukan penulis besar. Hanya seorang perempuan yang mencoba jujur pada pikirannya sendiri, dan berharap kejujuran itu menemukan jalannya kepada orang lain.
Jika kamu menemukan dirimu dalam salah satu tulisan di sini, mungkin kita tidak benar-benar sendirian.
Selamat datang di ruang ini.
Selamat menyelam.
— Perempuan Laut
